DPMPTSP Kota Depok Mengikuti KP3MN & RIF 2018

DPMPTSP Kota Depok Mengikuti KP3MN & RIF 2018

Pada hari Senin hingga Rabu (12 – 14 Maret 2018) DPMPTSP Kota Depok mengikuti Kegiatan Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal (KP3MN) dan Regional Investment Forum (RIF) Tahun 2018 yang diselenggarakan di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center.  Kegiatan KP3MN sendiri merupakan kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan seluruh program dan kegiatan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan, promosi, pelayanan perizinan dan non perizinan, pengendalian pelaksanaan realisasi investasi melalui pemantauan dan fasilitasi permasalahan yang dihadapi penanam modal di lapangan serta pelaksanaan konektifitas ekonomi dalam rangka mendorong percepatan penanaman modal di Indonesia pada tahun 2018. Kegiatan ini diikuti oleh + 850 orang yang terdiri perwakilan dari Perangkat Daerah DPMPTSP Provinsi & Kab./Kota se-Indonesia dan Perwakilan Kementerian serta Investor dari dalam dan luar negeri.

Kegiatan KP3MN 2018 ini diawali oleh sambutan Kepala BKPM selaku Ketua Pelaksana dan Wakil Gubernur Provinsi DIY dan dibuka oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution kemudian dilanjutkan dengan arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dengan tema penyederhanaan perizinan untuk percepatan pelaksanaan berusaha di daerah dan arahan Menteri Perhubungan yang diwakili oleh Staf Ahli dengan tema Interkoneksi Transportasi Multimoda dalam rangka Meningkatkan Investasi dan diisi dengan dialog Kepala BKPM didampingi eselon 1, break out meeting dengan pembagian tiga kelompok yang masing-masing membahas konsolidasi perencanaan penanaman modal, pengembangan iklim dan promosi penanaman modal, konsolidasi terkait pelayanan penanaman modal dan pengembangan sistem infomasi dan teknologi, konsolidasi kerjasama penanaman modal dan pengendalian pelaksanaan penanaman modal.Sementara dalam Kegiatan RIF 2018 disampaikan sambutan oleh Wakil Gubernur Provinsi DIY dan Pembukaan oleh Kepala BKPM serta dilanjutkan dengan paparan oleh Menteri Pariwisata, Gubernur BI dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian one – one meeting yang mempertemukan antara perwakilan provinsi dengan investor terkait pembahasan potensi investasi yang ditawarkan oleh masing-masing provinsi.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam sesi dialog menegaskan bahwa  pelaksanaan KP3MN dan RIF dimaksudkan untuk dapat mencapai target realisasi investasi 2018 sebesar Rp 765 triliun dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi, sekaligus perluasan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor nasional. Sementara itu KP3MN sebagai kegiatan yang bertujuan mengkonsolidasikan seluruh aparatur penanaman modal baik di pusat maupun di daerah, serta RIF bertujuan untuk mengkomunikasikan berbagai kemajuan dan peluang investasi langsung kepada investor dari dalam maupun luar negeri. Dengan mengambil tema acara KP3MN tahun 2018 adalah konektivitas ekonomi dimaksudkan untuk mendorong agar investasi dapat meraih peluang dari globalisasi dan dan perkembangan teknologi informasi yang cepat berubah. Investasi harus mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif, terintegrasi, melengkapi rantai pasok (supply chain) dan efisiensi bagi peningkatan daya saing nasional. Adapun isu utama lainnya adalah Pemerintah menargetkan sistem online perizinan terintegrasi atau online single submission (OSS) mulai berjalan pada akhir Maret 2018. Melalui sistem ini, pengurusan izin investasi hingga ke daerah bisa dilaksanakan secara online sehingga lebih mudah dan cepat. Dengan diikutinya kegiatan KP3MN ini bagi DPMPTSP Kota Sukabumi dapat mendapatkan sosialisasi dan follow up mengenai kebijakan berusaha sebagaimana amanat Presiden Jokowi tentang ease doing of business sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Related posts